Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Mei 2009

Akses Dokumen Bersama di Internet

Berbagi pakai sebuah dokumen kerja dapat Anda lakukan dengan mudah di jaringan lokal kantor. Namun, bila harus melakukannya dengan rekan kerja yang berada di lokasi berbeda, bagaimana caranya?

clip_image001

Lupakan folder Documents di Windows Anda. Office Workspace meng­ambil alih peran folder Do­cuments yang selama menjadi di penyimpanan lokal di komputer Anda, menjadi media pe­nyimpanan di dunia maya. De­ngan Office Workspace, Anda bisa meng­akses dokumen dari mana pun melalui browser Internet. Tidak perlu hard disk, tidak perlu USB flashdisk, dan juga tidak perlu membayar!

Menyimpan Dokumen

Sudah menjadi hal yang lumrah jika kita menyimpan dokumen yang kita buat atau dapatkan dari orang lain. Jika selama ini kita selalu bergantung pada folder Documents di komputer, tentu akan menjadi masalah ketika kita harus bekerja dengan beberapa komputer. Solusi flashdisk bisa menjadi alternatif. Namun, apa jadinya jika flashdisk tertinggal atau hilang?

Pada keperluan yang lain, mungkin Anda harus berbagi pakai (sharing) dokumen yang ada dengan orang lain. Tentu tidak masalah jika Anda berada pada ja­ringan Local Area Network (LAN) yang sama dengan rekan Anda. Namun, bagai­mana jika Anda berjauhan, bahkan di­pisahkan oleh jarak ribuan kilometer?

Dua masalah di atas bisa dijawab de­ngan menggunakan Office Workspace! Office Workspace berperan sebagai folder Documents seperti yang ada di komputer Anda. Namun, lokasi penyimpanannya terletak di Internet.

clip_image002

GAMBAR 1. Halaman depan website Office Workspace. Anda bisa login atau mendaftarkan diri melalui halaman ini.

“Kolaborasi tidak hanya terjadi dalam perusahaan. Kolaborasi dalam arti se­sungguhnya pun sekarang bisa dilakukan oleh semua orang. Antarteman, antarvendor dan supplier, antardosen dan mahasiswa, dan seterusnya. Office Live Workspace memberikan media online sederhana yang terintegrasi dengan Office 2007 untuk membuat lebih sedikit kertas terbuang”, ujar Hermawan Sutanto, Business Group Lead, Microsoft Indonesia.

clip_image003

GAMBAR 2. Registrasikan alamat e-mail yang ingin dipakai sebagai identitas.

Sebelum dapat menggunakan Office Workspace, Anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Buka website ini, http://workspace.office.live.com (gambar 1). Klik “Get Started Now”. Selanjutnya, Anda diminta memasukkan alamat e-mail yang akan dipakai sebagai identitas login (gambar 2). Bergantung dari alamat e-mail yang dimasukkan, jika sebelumnya pernah digunakan untuk mendaftar ­layanan online lainnya dari Microsoft (seperti Live Messenger, Live Spaces, Hotmail), Anda akan digiring ke halaman otentikasi (memasukkan password yang pernah didaftarkan untuk alamat e-mail tersebut). Namun jika tidak, Anda akan dibawa ke halaman pendaftaran service Microsoft Passport. Dengan menggunakan service Microsoft Passport ini, Anda dapat menggunakan alamat e-mail dan password yang sama untuk semua layanan online dari Microsoft.

Membuat dan Memasukkan Dokumen

clip_image004

GAMBAR 3. Ruang kerja Anda pada Office Workspace. Anda bisa memasukkan berbagai dokumen di sini.

Setelah sukses melakukan proses registrasi, Anda akan langsung login dan diarah­kan ke ruang kerja (workspace) dokumen Anda (gambar 3). Pada ruang kerja ini, Anda bisa memulai dengan meng-upload dokumen-dokumen yang ingin Anda pindahkan ke ruang maya. Gunakan menu "Add Document" (seper­ti terlihat pada gambar 3) atau membuat dokumen baru dengan meng-klik "New". Khusus untuk pembuatan dokumen baru, setelah meng­klik menu "New", Anda akan diminta memilih jenis dokumennya (gambar 4). Berbagai jenis dokumen yang bisa Anda buat pada program Microsoft Office "tradisional" bisa dibuat pula menggunakan Office Workspace.

clip_image005

GAMBAR 4. Membuat berbagai dokumen Microsoft Office melalui Office Workspace.

Berbagi Pakai

Salah satu kelebihan yang menonjol dari Office Workspace selain bisa diakses dari mana pun adalah kemampuan berbagi pakai (sharing). Anda dapat berbagi pakai dokumen yang ada dengan rekan-rekan sekerja, teman sekolah, atau saudara di kampung halaman. Ada dua jenis sharing yang bisa dilakukan, yaitu sharing dokumen dan sharing layar monitor!

“Dahulu kolaborasi dokumen hanya dapat dilakukan oleh sebuah perusahaan besar de­ngan memanfaatkan Microsoft SharePoint Server yang cukup kompleks. Kini kekuatan Microsoft SharePoint Server sudah dapat dirasakan oleh semua orang secara personal tanpa direpotkan proses instalasi dan konfigurasi,” pendapat dari Affan Basalamah, Kadiv Infrastruktur IT Unit Sumber Daya Informasi (USDI) Institut Teknologi Bandung.

clip_image006

GAMBAR 5. Sharing dokumen atau layar monitor.

Untuk bisa berbagi pakai dokumen, pilih terlebih dahulu dokumen yang akan di-sharing. Centang kotak kecil yang tersedia persis di sebelah kiri setiap nama file yang ada. Setelah itu, klik menu "Share | Share Document" yang terdapat di kanan atas (gambar 5) Setelah itu, Anda diminta untuk memasukkan alamat e-mail orang yang akan diundang sebagai Editors (bisa mengedit dokumen tersebut) dan/atau Viewers (hanya bisa membaca/melihat isi dokumen)(gambar 6). Sebuah undangan yang berisi link menuju dokumen yang bersangkutan akan terkirim ke alamat e-mail tersebut. Lagi-lagi nantinya akan terjadi proses otentikasi melalui Microsoft Passport.

clip_image007

GAMBAR 6. Surat undangan untuk orang-orang yang akan diajak berbagi pakai dokumen yang Anda pilih.

Jenis berbagi pakai yang kedua adalah sharing layar monitor. Klik menu "Share | Share Screen" pada menu di kanan atas (lihat kembali gambar 5). Untuk pertama kali, akan muncul sebuah dialog box yang berisi keterangan bahwa Anda harus meng-install Microsoft SharedView terlebih dahulu, agar bisa sharing layar mo­nitor. Klik "OK" pada dialog box yang muncul tersebut. Proses akan mengarahkan Anda ke halaman download di website Microsoft yang beralamatkan www.microsoft.com/downloads/details.aspx?familyid=95AF94BA-755E-4039-9038-63005EE9D33A&displaylang=en .Namun, perlu diingat bahwa feature sharing layar monitor ini hanya bekerja dengan baik jika Anda memiliki bandwith yang cukup lebar ke Internet (misalnya akses menggunakan broadband).

Office Live Update

Agar Office Workspace dapat berkoordinasi dengan program Microsoft Office yang terdapat di PC, Anda dapat meng-install Office Live Update. Klik menu "Install Office Live Update" (lihat kembali gambar 05). Anda bisa meng-install program Office Live Update dari installer yang tersedia di http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?familyID=db65641d-b71d-4602-a425-11fb187450e0&DisplayLang=en).
Setelah Anda meng-install Office Live Update, Anda dapat membuat, melihat, mengedit, dan menyimpan dokumen dari Microsoft Office ke halaman Office Workspace Anda di Internet! Dengan demikian, Anda bisa membuat ‘folder’ Documents Anda yang berada di Internet ini seakan-akan ada juga di lokal PC Anda. Dokumen yang akan disimpan di Office Workspace harus dibuat atau diedit melalui Office Workspace juga (editing terjadi di lokal).

Versioning

clip_image008

GAMBAR 7. Penyimpanan beberapa versi dokumen pada ruang kerja.

Berbeda dengan fol­der Documents yang terdapat pada PC Windows Anda, Dokumen yang tersimpan pada Office Workspace menyimpan informasi versi dokumen. Versioning ini dapat dimanfaatkan untuk melihat isi sebuah file selain versi terkininya. Dengan demikian, Anda bisa berharap menda­patkan kembali isi lama dari sebuah file yang sengaja atau tidak sengaja telah mengalami perubahan isi (gambar 7). Office Workspace secara periodik akan menyimpan (auto save) semua dokumen yang te­ngah mengalami proses editing. Namun jika Anda i­ngin me­nyimpan versi dokumen pada saat yang Anda inginkan, Anda bisa "memaksa" pe­nyim­pa­nan tersebut. Jika dirasa perlu, Anda bisa menimpa file terkini dengan versi lama yang Anda pilih, atau menyimpan file lama dengan nama baru (Save As) (gambar 8). Anda juga bisa melihat aktivitas perubahan yang terjadi pada dokumen tersebut, melihat siapa orang yang melakukan perubahan (jika dokumen tersebut di-sharing bersama beberapa orang lain).

clip_image009

GAMBAR 8. Feature Save As, Restore, dan Delete pada versi lama dari dokumen yang Anda pilih.

Workspace Baru

clip_image010

GAMBAR 9. Template ruang kerja (workspace) baru yang bisa dipilih.

Semua yang sudah kita bahas di atas di­kerjakan dalam ruang kerja (workspace) default dari Office Workspace. Jika diperlukan, Anda dapat membuat workspace baru untuk setiap kelompok keperluan dokumen yang Anda inginkan. Office Workspace menyediakan beberapa template sesuai dengan berbagai jenis kepen­tingan. Untuk membuat workspace baru, klik "+ New Workspace" yang terdapat di menu kiri, lalu pilih template yang sesuai dengan keperluan Anda (gambar 9).

Penutup

Office Workspace membuat ruang kerja Anda tidak terbatas pada satu buah PC saja. Feature penyimpanan "folder" Documents di Internet memungkinkan Anda bekerja dengan beberapa PC, bahkan ketika Anda sedang di kios Internet (warung Internet) sekalipun. Anda juga bisa berbagi pakai dokumen yang ada de­ngan rekan-rekan lainnya, tanpa harus kehilangan kontrol atau jejak atas isi dokumen yang ada. Semua yang disebut di atas bisa Anda dapatkan secara gratis!

Info : Rahmat Zikri, zikri@zikri.com

Minggu, 26 April 2009

6 langkah praktis & mudah - Mengembalikan File yang Hilang

Sangat disayangkan bila secara tidak sengaja, file-file penting terhapus oleh Anda. Beberapa file penting sering terhapus secara tidak sengaja oleh Anda. Lebih parahnya lagi, dalam penghapusan tersebut, Anda melakukannya tanpa melalui Recycle Bin. Jelas, file tersebut akan terhapus secara permanen. Anda baru merasa menyesal saat menyadari bahwa file yang dihapus sebenarnya file yang masih digunakan.

Anda bisa memanfaatkannya software Recover My Files Data Recovery untuk mengembalikan file-file yang telah terhapus tersebut. Software ini mampu melakukan recovery untuk file-file yang ter-delete, baik dari media hard drive, floppy disks, kamera digital, drive USB, ZIP disk, CompactFlash card, Smart Media, atau Sony Memory Sticks. Jenis-jenis file yang dapat direcover juga bermacam-macam mulai dari format Word, Excel, PowerPoint, Outlook, Outlook Express, Hotmail, Yahoo, Netscape, IncrediMail, database, AutoCAD, Microsoft Money, QuickBooks, Microsoft SQL, MYOB, sampai dengan file MPEG, AVI dan Mp3. Software ini juga dapat mencari file yang telah terhapus dari hard disk yang telah diformat ulang. Sebagai pelengkap, software ini juga memiliki feature CD dan DVD burning.

1. Persiapan awal

Pertama-tama, buka tool ini dari menu “Start | All Programs | Recover My Files”. Sebuah wizard akan menyambut Anda untuk memulai proses pencarian. Apabila Anda tidak ingin menggunakannya, Anda bisa membuang checkmark pada “Show Wizard on start up”. Kini pilih “Manual Set Option” untuk men-setting tool. Pada tab “File Types”, Anda dapat menentukan jenis file yang dicari. Pada tab “Search”, Anda dapat menentukan ukuran file yang hilang. Sementara pada tab “Advanced”, di bagian “Search level”, gunakan pilihan “Sector Level Search” untuk pencarian yang lebih dalam, lalu klik “OK”.

clip_image002

2. Filter file yang akan dicari

Dalam melakukan pencarian, Anda dapat membatasi pro-sesnya agar pencarian dapat berjalan cepat melalui feature “Filter”. Kliktombol “Filter” pada menu bar. Dalam jendela filter, Anda dapat mengklasifikasikan pencarian berdasarkan nama file, ukuran, tanggal file, dan kata kunci file. Anda tinggal memberikan checkmark pada pilihan yang ingin Anda gunakan. Contohnya, jika Anda ingin mencari berdasarkan nama file, Anda aktifkan pilihan “By Filename” lalu isilah nama file pada kotak yang berada di sampingnya. Selanjutnya, klik “OK”.

clip_image004

3. Menentukan lokasi pencarian

Langkah ketiga ini mengajak Anda untuk memulai proses pencarian. Pilih “Start Search” untuk kembali ke wizard. Selanjutnya, klik pada pilihan “Complete Search” untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Klik “Next” untuk menuju ke jendela berikutnya. Pada jendela yang muncul, Anda dapat menentukan pilihan lokasi pencarian dengan mengaktifkan salah satu drive atau folder. Sebaiknya cara ini Anda gunakan jika mengetahui letak folder file yang terhapus tersebut. Namun, jika tidak, sebaiknya Anda aktifkan saja semuanya.

clip_image006

4. Memulai proses pencarian

Untuk memulai proses pencarian, lanjutkan langkah ketiga tadi dengan mengklik tombol “Next”. Di sini, Anda dapat menambahkan format file yang akan dicari. Namun ingat, semakin banyak format file yang Anda pilih, semaikn lama pula jalannya proses pencarian. Apabila tidak ada perubahan yang Anda lakukan pada bagian ini, Anda dapat segera memulai proses pencarian file dengan mengklik “Start”. Setelah itu, Anda tinggal menunggu hasilnya. Selanjutnya, Anda dapat melihat hasilnya pada bagian “Search Result”.

clip_image008

5. Mengekspor list ke file

Setelah proses selesai, tool akan menampilkan hasilnya di hadapan Anda. Anda bisa melihat keterangan tentang file tersebut pada tab “Preview” dan “Event Log” di bagian bawah. Semua keterangan akan ditampilkan secara rinci, termasuk jenis recovery yang bisa dilakukan. Simpan file tersebut melalui “Save Files” pada menu bar. Setiap hasil pencarian, tool selalu membuat laporannya dan Anda dapat menyimpan laporan tersebut. Klik “File | Export list to CSV file” untuk mengekspor laporan dalam format “.CSV”. Untuk membuka format ini Anda dapat menggunakan Excel.

clip_image010

6. Melakukan proses pembakaran

Apabila file yang di-recovery tergolong besar, tentu saja Anda membutuhkan media penyimpan yang memadai. Untuk kondisi seperti ini, lebih tepat jika Anda menggunakan media CD atau DVD sebagai tempat penyimpanannya. Anda dapat melakukannya melalui pilihan “Recover | Save to CD/DVD”. CD-RW ataupun DVD-RW ROM akan terdeteksi secara otomatis pada bagian “Select Device”. Selanjutnya, klik “Start Burn” untuk memulai proses pembakaran. Cepat lambatnya proses pembakaran bergantung pada kecepatan CD yang digunakan.

clip_image012

Source : CHIP

Senin, 23 Februari 2009

Menghemat Tinta Printer Menggunakan MiracleInksaver2

MiracleInksaver2 adalah software untuk menghemat tinta printer, bagi kawan2 yg ingin menghemat tinta pada saat ngeprint suatu dokumen ato gambar dapat menggunakan software ini...
penghematan tinta yg keluar dari printer dapat dihemat hingga 75%, tapi dengan begitu hasil yg di dapatpun makin kurang cerah...
Penghematan ini kalo saya liat mengatur ketebalan ato kualitas yg akan kita dpt dari suatu hasil cetak, kayak kalo kita mengatur contras cahaya pada monitor komputerlah, begitu kira2....
Silahkan di coba aja lansung dan silahkan di sedot softwarenya disini

Minggu, 05 Oktober 2008

[Tips] Cegah CD Dikeluarkan Seusai Dibakar

Pada sistem operasi Windows Vista, Anda tidak memerlukan peranti lunak tambahan apa pun untuk dapat “membakar” CD atau DVD. Cukup lakukan “copy-paste” atau “drag and drop” terhadap file yang ingin dimasukkan ke dalam CD atau DVD, dan pembakaran segera dilakukan. XP sebenarnya juga punya fitur serupa, tetapi tidak bisa digunakan untuk DVD.


Tray CD atau DVD writer akan dikeluarkan setiap kali pembakaran CD atau DVD selesai. Padahal, biasanya kita mau memastikan berhasil tidaknya proses pembakaran bukan?

Nah agar CD/DVD tidak dikeluarkan meskipun proses pembakaran sudah selesai pada Windows Vista, lakukan hal ini.
1. Jalankan Windows Explorer.
2. Klik kanan pada drive CD/DVD writer Anda, lalu pilih [Properties] pada menu konteks yang muncul.
3. Klik tab [Recording].
4. Hilangkan tanda centang pada checkbox [Automaticaly eject the disc after a Mastered burn].
5. Klik [OK] untuk menutup jendela properties.

Jika Anda menggunakan Nero Burning ROM untuk membakar CD atau DVD, langkah-langkahnya seperti ini.
1. Klik [Start] > [All Programs] > [Nero 8 Ultra Edition] > [Nero Burning ROM].
2. Setelah program terbuka, klik menu [File] > [Preferences…].
3. Pilihlah tab [Expert Features] yang terdapat pada jendela “Preferences”.
4. Berikan tanda centang di [Do not eject the disc after burn is complete].
5. Klik [OK], lalu tutup program Nero.

PCplus

[ Tips] Simpan Aktivasi Windows Anda

Sejak Windows XP, Windows harus diaktivasi supaya bisa dipakai. Kalau tidak diaktivasi, Windows cuma bisa dipakai selama 30 hari. Setelah itu, Windows dikunci dan hanya dapat digunakan kembali setelah diaktivasi.


Vendor peranti lunak lain mulai juga menerapkan teknik yang sama. Lihatlah antivirus dari Symantec atau aplikasi grafis dari Adobe. Sebelum bisa dipakai, peranti lunak harus diaktivasi dulu. Pilihan aktivasi yang umum diberikan adalah melalui Internet atau telepon.

Kenapa sih mau pakai peranti lunak harus melewati proses aktivasi? Tujuannya adalah menekan jumlah penyalahgunaan lisensi serta pembajakan. Dengan aktivasi, vendor peranti lunak dapat memastikan bahwa produk yang di-install pengguna bukan produk bajakan, tapi betul-betul pengguna yang sudah membeli lisensi dan lisensi itu digunakan dengan benar.

Anggaplah ada seorang pengguna komputer yang punya lisensi Windows untuk satu komputer. Pengguna tersebut menginstal di komputernya dan melakukan aktivasi. Ia punya komputer lain yang ia instali Windows yang sama. Windows di komputer kedua itu tidak bisa diaktivasi.

Aktivasi bisa dijadikan solusi menekan jumlah pembajakan produk bagi para pembuat peranti lunak. Tapi, cara ini bisa jadi sedikit masalah bagi pemilik lisensi resmi. Mengapa? Karena, jika pemilik komputer tidak memiliki koneksi internet, ia harus lebih repot melakukan aktivasi via telepon. Bayangkan, proses itu harus ia ulang ketika ia meng-install ulang Windows di komputernya.

Untuk masalah itu PCplus punya solusinya! Sebelum Anda melakukan install ulang Windows, ikuti dulu langkah-langkah ini.
1. Jalankan Windows Explorer.
2. Buatlah sebuah folder baru. Misalnya, folder bernama “backup” yang lokasinya ada di drive D.
3. Masuklah ke folder C:-WINDOWS-system32-. Jika Anda meng-install Windows di drive lain, Anda dapat menyesuaikan folder itu dengan drive yang Anda gunakan.
4. Pada bagian kanan jendela akan muncul sebuah informasi yang menyatakan bahwa file yang ada pada folder tersebut pada kondisi tersembunyi. Klik [Show the contents of this folder] untuk menampilkan isi dari folder system32.
5. Setelah folder system32 terbuka, carilah file bernama wpa.dbl.
6. Salin file wpa.dbl tersebut ke folder yang sebelumnya telah Anda buat (D:-backup).

Anda sudah boleh meng-install ulang Windows Anda. Setelah Windows sudah ter-install, lanjutkan pekerjaan dengan langkah-langkah ini.
1. Restart komputer dan tekan tombol [F8] pada keyboard sesaat sebelum komputer masuk ke sistem operasi Windows.
2. Pilih [Safe Mode].
3. Setelah masuk ke Windows, jalankan kembali Windows Explorer.
4. Masuklah ke folder D:-backup, tempat file backup wpa.dbl disimpan. Salin kembali file tersebut ke folder C:-WINDOWS-system32-.
5. Ketika file wpa.dbl Anda paste, akan muncul informasi bahwa file tersebut telah tersedia pada folder system32. Klik [Yes] saja.
6. Langkah terakhir, restart Windows. Windows tidak lagi meminta diaktivasi.

Ah, ada yang harus diperhatikan. Pastikan perangkat keras yang Anda gunakan tidak ada yang berubah sebelum dan sesudah Anda meng-install ulang Windows. Jika Anda menambah atau mengurangi perangkat keras komputer, trik ini tidak bisa digunakan.

PCplus

Selasa, 09 September 2008

Cara Uninstall add-ons pada Firefox / Mozilla

Mengapa demikian? Add-ons yang proses update-nya tidak selesai 100 % biasanya dapat mengganggu proses start Firefox. Apabila Anda mengalami hal ini, Anda tidak usah panik. Jalankan saja

“Start | All Programs | Mozilla Firefox | Mozilla Firefox (Safe Mode)”.

Dalam sebuah jendela yang muncul, aktifkan option

“Disable all add-onss” dan klik “Make Changes and restart”.

Setelah itu, buka Firefox secara normal dan buka

“Tools | Add-ons”

lalu uninstall add-ons yang mengganggu tersebut. Selanjutnya, Anda bisa mengunjungi alamat http://addons.mozilla.org untuk mencari versi add-ons yang lebih baru.

Proteksi phishing
Proteksi phishing merupakan salah satu inovasi terpenting pada Firefox 2.0. Apabila Firefox mengenali sebuah alamat yang mencurigakan, ia akan menampilkan peringatan “Suspected Forgery” dan memblokir akses ke alamat tersebut. Peringatan tersebut perlu Anda tanggapi secara serius dan jika Anda tidak mengetahui secara lengkap informasi website yang mencurigakan tersebut, jangan coba-coba mengunjunginya. Namun, bila Anda yakin bahwa alamat tersebut tidak memiliki hal yang mencurigakan, Anda dapat mengabaikannya dan memilih “Ignore warning”.

Konfigurasi phishing dapat diatur melalui “Tools | Options | Security”. Filter phishing juga dapat Anda nonaktifkan dengan menyingkirkan tanda di depan option “Tell me if the site I am visiting is a suspected forgery”. Namun langkah ini tidak disarankan...

Rabu, 03 September 2008

Lahir USB 3.0 Supercepat Di Dunia

KECEPATAN transfer 60 MB/ detik yang dimiliki USB 2.0 dirasa sudah tidak lagi mencukupi. USB 3.0 disinyalir memiliki kecepatan 10 kali lipat lebih tinggi. Ini dipersiapkan untuk mengikuti perkembangan teknologi dengan meningkatnya terus kapasitas penyimpanan digital di atas 25 Gigabytes.

Coba bayangkan saja jika anda harus mentransfer 50 Giga file foto dari digital storage ke PC anda dengan menggunakan USB 2.0, mungkin proses transfer sebesar itu bisa anda tinggal mandi sambil nonton sebuah DVD movie.

Dengan kecepatan 4.8 Gbps yang ditanamkan di dalamnya, kehadiran USB 3.0 ini tampaknya akan menjadi USB supercepat di dunia.

File sebesar 50 Giga hanya beberapa detik saja.
Produk USB 3.0 ini merupakan produk kebanggaan Intel. Namanya standard pengontrol, xHCI open USB 3.0. xHCI open USB 3.0. Ini menurut Intel akan diadopsi oleh berbagai vendor chipset motherboard dan add-on card vendor.

Dengan rampungnya standar WHCI USB (versi 1.0), hampir semua vendor dengan senang hati mengadopsi standar EHCI USB (versi 2.0) yang menjadi penerus WHCI. Inilah yang menyebabkan adanya port USB hampir semua komputer di dunia.

Microsoft sendiri juga mendesain driver pengontrol USB untuk Windows berdasarkan WHCI, dan driver USB 2.0 dengan EHCI. Tampaknya, xHCI (Extensible Host Controller Interface) juga akan dengan cepat menjadi standar de facto bagi USB 3.0.

Satu bukti lagi tentang dukungan untuk standar xHCI milik Intel adalah ketersediaan vendor-vendor besar seperti AMD, Microsoft, NEC, dan Dell untuk menggunakan xHCI.

Microsoft telah mengumumkan akan menggunakan xHCI sebagai basis dari driver USB 3.0 Windows. AMD telah mengumumkan penggunaan xHCI untuk chipset motherboard. (Andre Yanuar Christanto, mahasiswa Ilmu Komputer-80)

Kamis, 28 Agustus 2008

Tips Merawat Laptop

Perawatan dan pemeliharaan notebook harus menjadi perhatian utama, khususnya jika notebook atau laptop itu sering dibawa ke mana-mana.

Bagaimana agar notebook Anda memiliki kinerja tetap optimal dan selalu tampak mengkilat? Berikut beberapa tips sederhana dalam merawat dan menghindarkan laptop Anda dari kerusakan dini sekaligus menambah umur laptop atau notebook Anda.

1. Tidak sembarangan mendownload software gratis dari internet.

Terlebih lagi misalnya software yang seolah-olah sebagai suatu antivirus. Gunakan software yang telah Anda dapatkan dari paket laptop yang Anda beli. Risiko virus bisa merusak ke dalam laptop Anda jika Anda sembarangan menggunakan software dari internet. Jika Anda tetap ingin menggunakan software hasil download, maka pastikan sudah Anda scan software tersebut dengan antivirus yang Anda miliki.

2. Jangan letakkan laptop di lantai.

Ketika laptop Anda di lantai, maka risiko laptop terinjak kaki orang, anak Anda, atau binatang peliharaan akan sangat besar. Anak kecil akan mengira laptop Anda mainan dan binatang peliharaan Anda bisa saja merusak bagian-bagian tertentu dari laptop. Selain itu laptop yang diletakkan di lantai akan cepat kotor oleh debu.

3. Gunakan stabilizer

Jika Anda sedang bekerja di laptop dengan menggunakan listrik (tanpa baterai), maka sebaiknya gunakan stabilizer yang bisa mencegah terjadinya tegangan listrik yang tidak stabil ke laptop Anda.

4. Jangan letakkan benda apapun di antara keyboard dan layar laptop.

Seringkali seseorang yang menggunakan laptop, kemudian meletakkan kertas-kertas di atas keyboard laptop, kemudian menutup laptopnya. Hal ini sangat berbahaya, karena risiko layar tergores menjadi besar. Tentunya Anda tidak ingin mengganti layar laptop gara-gara tergores bukan?

5. Jangan letakkan laptop Anda pada permukaan yang terlalu empuk.

Misalnya laptop anda letakkan pada sofa yang sangat empuk, sehingga laptop menjadi terlihat agak tenggelam di dalam sofa. Ini adalah sangat berbahaya, karena dapat menghambat keluarnya panas dari dalam laptop dan menjadikan laptop Anda kepanasan.

6. Berhati-hatilah ketika membawa laptop Anda di dalam tas.

Jangan gunakan sembarang tas untuk membawa laptop Anda. Gunakan tas yang memang digunakan untuk laptop sehingga benda-benda lainnya tidak akan menggores bagian-bagian tertentu pada laptop.

7. Jangan pernah minum atau makan atau meletakkan minuman yang mengandung cairan di sekitar laptop.

Ini sangatlah berbahaya, karena laptop sangat peka terhadap cairan yang mengenai laptop, misalnya saja cairan yang masuk ke dalam keyboard.

8. Jangan pernah berusaha untuk membongkar laptop anda sendiri.

Ini merupakan tindakan yang sangat tidak bijaksana. Laptop bukanlah seperti radio atau tape recorder biasa. Banyak bagian-bagian yang sangat kecil yang dari pabriknya saja sudah dirakit dengan menggunakan presisi robot. Jika Anda ceroboh, maka laptop Anda bisa rusak parah. Bawalah selalu laptop yang rusak ke dealer atau service center sesuai dengan merek dari laptop atau notebook anda.

Tips Merawat Laptop Supaya Awet

Perawatan dan pemeliharaan notebook harus menjadi perhatian utama, khususnya jika notebook atau laptop itu sering dibawa ke mana-mana.

Bagaimana agar notebook Anda memiliki kinerja tetap optimal dan selalu tampak mengkilat? Berikut beberapa tips sederhana dalam merawat dan menghindarkan laptop Anda dari kerusakan dini sekaligus menambah umur laptop atau notebook Anda.

1. Tidak sembarangan mendownload software gratis dari internet.

Terlebih lagi misalnya software yang seolah-olah sebagai suatu antivirus. Gunakan software yang telah Anda dapatkan dari paket laptop yang Anda beli. Risiko virus bisa merusak ke dalam laptop Anda jika Anda sembarangan menggunakan software dari internet. Jika Anda tetap ingin menggunakan software hasil download, maka pastikan sudah Anda scan software tersebut dengan antivirus yang Anda miliki.

2. Jangan letakkan laptop di lantai.

Ketika laptop Anda di lantai, maka risiko laptop terinjak kaki orang, anak Anda, atau binatang peliharaan akan sangat besar. Anak kecil akan mengira laptop Anda mainan dan binatang peliharaan Anda bisa saja merusak bagian-bagian tertentu dari laptop. Selain itu laptop yang diletakkan di lantai akan cepat kotor oleh debu.

3. Gunakan stabilizer

Jika Anda sedang bekerja di laptop dengan menggunakan listrik (tanpa baterai), maka sebaiknya gunakan stabilizer yang bisa mencegah terjadinya tegangan listrik yang tidak stabil ke laptop Anda.

4. Jangan letakkan benda apapun di antara keyboard dan layar laptop.

Seringkali seseorang yang menggunakan laptop, kemudian meletakkan kertas-kertas di atas keyboard laptop, kemudian menutup laptopnya. Hal ini sangat berbahaya, karena risiko layar tergores menjadi besar. Tentunya Anda tidak ingin mengganti layar laptop gara-gara tergores bukan?

5. Jangan letakkan laptop Anda pada permukaan yang terlalu empuk.

Misalnya laptop anda letakkan pada sofa yang sangat empuk, sehingga laptop menjadi terlihat agak tenggelam di dalam sofa. Ini adalah sangat berbahaya, karena dapat menghambat keluarnya panas dari dalam laptop dan menjadikan laptop Anda kepanasan.

6. Berhati-hatilah ketika membawa laptop Anda di dalam tas.

Jangan gunakan sembarang tas untuk membawa laptop Anda. Gunakan tas yang memang digunakan untuk laptop sehingga benda-benda lainnya tidak akan menggores bagian-bagian tertentu pada laptop.

7. Jangan pernah minum atau makan atau meletakkan minuman yang mengandung cairan di sekitar laptop.

Ini sangatlah berbahaya, karena laptop sangat peka terhadap cairan yang mengenai laptop, misalnya saja cairan yang masuk ke dalam keyboard.

8. Jangan pernah berusaha untuk membongkar laptop anda sendiri.

Ini merupakan tindakan yang sangat tidak bijaksana. Laptop bukanlah seperti radio atau tape recorder biasa. Banyak bagian-bagian yang sangat kecil yang dari pabriknya saja sudah dirakit dengan menggunakan presisi robot. Jika Anda ceroboh, maka laptop Anda bisa rusak parah. Bawalah selalu laptop yang rusak ke dealer atau service center sesuai dengan merek dari laptop atau notebook anda.

Shortcut Pada Windows

Shortcut Pada Windows

Sekedar ingin share aja nih.... pastinya semuanya dah tau kan....

Shortcut ini fungsinya supa kita tidak repot klik sana-sini...

jadi tinggal tekan key yang ada di keyboard sesuai dengan fungsinya...

Keys Fungsi
F1 Help
F2 Rename
F3 Find
F10 Ke menu File
SHIFT+F10 Membuka konteks menu
CTRL+ESC Membuka start menu
SHIFT+F10 Context menu
ALT+TAB Pindah antar program yg sedang dibuka
SHIFT sambil memasukkan CD Mencegah auto-run
CTRL+X, C, dan V Cut, Copy, dan Paste
SHIFT+DELETE Delete tanpa meletakkan pada Recycle Bin
ALT+ENTER Properties
ALT+double-click Properties
CTRL+drag file ke folder Copy file
CTRL+SHIFT+drag file ke desktop atau folder Membuat shortcut
CTRL+ESC,ESC,TAB,SHIFT+F10 Membuka properties taskbar


Pada Windows Explorer
F4 (Explorer) Menuju combo box
F5 Refresh
F6 Pindah antar panel di Windows Explorer
CTRL+G (Windows Explorer) Goto
CTRL+Z Undo
CTRL+A Select all
BACKSPACE Pindah ke folder utama
* (pada tombol sebelah kanan) Membuka semua folder yang ada
- (pada tombol sebelah kiri) Menutup semua folder
+ (pada tombol sebelah kanan) atau panah kanan Membuka folder
Panah kanan Membuka (expands) folder
Panah kiri Menggulung (collapses) folder bisa juga untuk kembali ke folder utama
Pada Kotak Properties
CTRL+TAB Pindah antar tab pada properties
CTRL+SHIFT+TAB Pindah antar tab pada properties


Rabu, 27 Agustus 2008

Apa RSS Feed ?


RSS adalah singkatan dari Really Simple Syndication atau Rich Site Summary yaitu sebuah format programming web berbasis XML. Fasilitas RSS dapat dikatakan sebagai pengembangan dan gabungan dari fasilitas bookmark dan milis (email otomatis). Sederhananya begini, dengan fasilitas RSS kita mendapatkan fungsi bookmark dan milis sekaligus, tentu saja dengan kenggulan yang lebih. Masih bingung?

Dengan bookmark kita dapat menyimpan alamat situs-situs yang kita sukai, sehingga kita lebih mudah mengunjungi situs tersebut tanpa harus search lagi. Tetapi untuk mengetahui update-update terbaru contohnya untuk situs berita, tentu saja kita harus mengunjungi situs tersebut terlebih dahulu. Selain butuh waktu loading lebih lama, bagi yang menggunakan koneksi sistem kuota byte tentu sangat boros sekali.

Berbeda dengan bookmark, fasilitas milis suatu group akan menampilkan semua judul email terbaru, sehingga kita tidak perlu membuka satu-persatu email kita cukup dengan membaca judulnya saja. Jika kita tertarik baru kita buka. Hanya saja fasilitas ini baru terbatas pada email saja bukan berita atau artikel pada website, dan lagi email kita sering kebanjiran kiriman SPAM yang akhirnya malah menambah kerjaan untuk menghapusnya.

Nah fasilitas RSS ini memiliki gabungan kelebihan dari kedua fasilitas tersebut. Dengan RSS kita bisa membookmark situs mana saja yang kita sukai, sekaligus menerima berita-berita atau update terbaru dari situs itu tanpa perlu membukanya. Dan kita tidak perlu repot menghapus berita-berita yang kita tidak sukai karena fasilitas pembaca RSS secara otomatis akan mengupdate dan menampilkan berita-berita terbaru, artinya berita yang lama otomatis akan terhapus dan diupdate dengan berita terbaru. Kelebihan lainnya adalah dari segi kecepatan loading karena RSS hanya mengambil feed (muatan) berupa text bukan gambar, sehingga proses loading lebih cepat. Fasilitas ini tentu saja hanya terbatas pada situs-situs yang dilengkapi dengan fasilitas RSS, biasanya terdapat logo RSS.

Untuk mengakses feed RSS, Anda tinggal mengklik logo RSS atau subscribe to RSS atau mencopy paste url feed RSS di program RSS reader.

Seperti yang saya sebutkan di atas untuk menerima data RSS dibutuhkan program pembaca RSS yang biasa disebut juga sebagai agregator. Ada banyak sekali program pembaca RSS diantaranya yang terkenal adalah MyYahoo, Google Reader atau SharpReader bahkan browser Mozilla Firefox juga sudah dilengkapi dengan live bookmark RSS. Selain berbasis teks RSS ada juga yang berbasis musik seperti Podcatchers untuk podcast.

Program pembaca RSS feed ini ada beberapa jenis, Pembaca RSS Online seperti MyYahoo dan Google Reader menyimpan data di server bukan di PC sehingga RSS bookmark Anda bisa dibuka dari komputer manapun selama terhubung dengan internet. Sedangkan Pembaca RSS Mozilla dan SharpReader menyimpan data di harddisk sehingga Anda hanya bisa mengakses dari komputer itu saja. Selain itu ada juga RSS reader yang khusus untuk handphone yang memungkinkan Anda membaca RSS dari hp. Bahkan RSS feed suatu situs dapat dimuat juga di situs lain, yang menampilkan headlines berita atau topik dari situs tersebut.

Di kalangan internet marketing keberadaan RSS ini memiliki nilai positif dan negatif. Positifnya adalah dengan adanya RSS postingan terbaru lebih mudah disebarkan kepada pembaca yang tentu saja menjadi nilai plus bagi pembaca situsnya. Nilai negatifnya, pembaca tidak perlu lagi mengunjungi situs tersebut untuk membaca berita terbaru sehingga situs tersebut menjadi sepi pengunjung dan tentu saja mengurangi pemasukan dari pasokan iklan dalam situs tersebut.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangaannya, kita tetap perlu mengacungi jempol atas kemajuan teknologi ini. Tinggal bagaimana kreativitas kita menyikapi dan memanfaatkan kelebihan yang ditawarkan fasilitas ini.

Minggu, 24 Agustus 2008

Mengelompokkan Lagu Indonesia di iTunes

Mengelompokkan Lagu Indonesia di iTunes





Apakah daftar lagu Anda di iTunes berantakan?
Kini saatnya merapikan koleksi Anda dengan memisahkan antara lagu Indonesia dengan lagu Barat atau lainnya menggunakan kolom Grouping.

Isilah kolom Grouping pada setiap lagu Indonesia Anda dengan kata: Indonesia.

Lalu, agar memudahkan pengelompokkan, pilih View Options dari menubar View > View Options, atau tekan command+J.


Kemudian kolom Grouping akan tampil pada iTunes Anda. Dan klik judul tabel Grouping tersebut untuk menyortir koleksi lagu Anda berdasarkan alfabet.
Ingin lebih mudah lagi mengakses lagu Indonesia Anda? Buatlah Smart Playlist melalui menu File > New Smart Playlist.

Smart Playlist mengijinkan Anda untuk membuat Playlist sesuai kriteria yang dimasukkan. Dalam hal ini kita akan mencoba mengambil lagu yang memiliki Grouping: Indonesia.


Isikan setiap kolomnya sesuai gambar diatas.
Kini iTunes Anda tampil lebih rapi dan mudah untuk digunakan

Selasa, 19 Agustus 2008

Memilih Format File yang Tepat untuk Image

Ketika bekerja dengan Adobe Photoshop, ada beberapa pilihan untuk menyimpan dokumen tersebut dalam berbagai format file dan kompresi.

Bagi para perancang grafik (graphic designer) pemula, mungkin merasa sulit membedakan antara format yang satu dengan yang lain. Terkadang juga salah dalam memilih format file tersebut, karena masing-masing format file memiliki kelebihan dan kekurangan.Â? Juga memang, masing-masing format file tersebut harus digunakan secara tepat. Sebagai contoh, untuk keperluan web Anda disarankan menggunakan format file jpg, png, maupun gif. Mengapa?

Adobe Photoshop mendukung plugin yang dikembangkan oleh pihak ketiga, dengan cara menginstall filter plugin. Penempatan plugin tersebut adalah pada folder Adobe/Photoshop/Plugin/Filter…. ketika menginstal plugin yang dimaksud. Ada beberapa contoh plugin yaitu: Kai Power Tools, KPT Bryce, KPT Power Goo, Alienskin Eyecandy, Andromeda, Extensis Photoframe, KPT Convolver, dan lain-lain.

Selain mendukung plugin filter, Adobe Photoshop juga mendukung pertukaran dokumen dari program lain, diantaranya: Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Macromedia Firework, Adobe PageMaker, Adobe After Effect, Corel PhotoPaint, CorelDraw, 3D Studio Max, dan lain-lain. Teknik pertukaran dokumen tersebut dengan cara menyimpan format file yang sesuai dan dapat diterima oleh program-program tersebut di atas. Berikut ini penjelasan beberapa format file untuk menyimpan dokumen pada Photoshop.

PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE.
Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.
Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final.Â? Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)
Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.

GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untukÂ? menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.

DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

FORMAT KOMPRESI
Beberapa program terutama yang berorientasi pada publikasi elektronik dan multimedia selalu memerlukan format file yang berukuran kecil agar ketika dibuka tidak akan lambat. Untuk keperluan tersebut diperlukan kompresi.
Berikut ini format file yang berorientasi publikasi elektronik dan multimedia dengan kompresinya masing-masing.

RLE (Run Length Encoding)
Kompresi ini mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Digunakan oleh Adobe Photoshop, TIFF dan sebagian besar program yang terdapat dalam Windows.

LZW (Lemple-Zif-Welf)
Sama seperti kompresi RLE, kompresi ini juga mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Kompresi ini digunakan oleh TIFF, PDF, GIF, dan format yang mendukung bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik untuk mengkompres gambar dengan area besar yang menggunakan 1 warna.

JPG (Joint Photographic Experts Group)
Format ini mengkompres file dengan menghilangkan detail. Format file ini sering digunakan oleh JPG, PDF, dan format yang menggunakan bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik digunakan untuk gambar dengan continous tone seperti foto.

CCIT
CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee.
Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain yang menggunakan bahasa postscript.

CATATAN

  • Ketika menyimpan dokumen pada format file yang tidak dapat menyimpan informasi layer, maka Anda harus mengubah gambar tersebut menjadi flaten image terlebih dulu.

  • Format file yang dapat menyimpan mode warna Duotone hanyalah EPS, RAW, dan PSD. Oleh karena itu, ketika ingin menyimpan dalam format lain maka Anda harus mengubah mode warnanya terlebih dulu, menjadi RGB bila dokumen tidak ingin dicetak, karena informasi Duotone-nya akan diuraikan menjadi RGB.

  • Format file yan dapat menyimpan mode warna Lab Color hanyalah PSD, RAW, TIF, PDF, dan EPS. Format file yang dapat menyimpan mode warna CMYK hanyalah PSD, RAW, EPS, TIF, JPG, PDF, dam SCT.

  • Mode warna Indexed Color dapat menyimpan beberapa format file sesuai seting indexed color-nya.

  • Mode warna RGB dapatdisimpan pada semua format file yang ada di Adobe Photoshop.Â?

  • Format yang direkomendasikan oleh para desainer profesional adalah
    oÂ? PSD = untuk dokumen yang masih ingin diedit kembali
    oÂ? EPS = untuk dokumen yang sudah final untuk persiapan cetak
    oÂ? JPG = untuk cetak dengan kompresi di atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan kompresi di bawah 5.
    oÂ? GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada halaman web.
    oÂ? TIF = untuk cetak, pertukaran dokumen antar platform serta sequence animasi

Selembe Man...

Sign by Dealighted - Coupon Codes and Deals